Mengenang 4 Tahun…. My Beloved Dad

30 03 2008

Ya Allah…. Sesungguhnya kami ini kepunyaan-Mu dan kepada-Mu lah kami akan kembali…

Besok tanggal 31 Maret 2008 genap 4 tahun engkau telah meninggalkan kami semua untuk menghadap Sang Khalik, kembali kepada sang pencipta alam semesta raya ini, kembali keharibaan-Nya. Selama hidup engkau telah berjuang keras untuk menghidupi keluargamu, membanting tulang mencari nafkah untuk istri dan kelima anak – anakmu, memberi kami tempat berteduh yang layak, memberi kami makanan untuk kami makan, berusaha bekerja siang malam hanya untuk menyekolahkan kami semua sehingga kami seperti sekarang, menjadi tulang punggung keluarga yang tak mengharapkan pamrih hanya demi keluarga yang dicintainya.

Cucuran peluh keringat, bimbingan, arahan, nasehat – nasehatmu dan juga marah dan diammu takkan pernah aku lupakan, meskipun aku belum menjadi anak yang benar – benar berbakti kepadamu, tapi aku sangat bangga menjadi anakmu

Hanyalah doa dan permohonan ampun untuk engkau yang bisa aku persembahkan kepada Allah SWT, Ya Allah terimalah amal ibadahnya, ampuni dosanya, dimudahkan dalam kuburnya, dijauhkan dari siksa api neraka dan ditempatkan yang layak di sisi Mu… (Amin Ya Robbal ‘Alamin)

Ya Allah…. kabulkanlah permohonan hamba-Mu ini.. karena hanya engkaulah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang serta mengabulkan semua doa hamba Mu yang selalu bersungguh – sungguh di jalan Mu….

Semua amal di dunia terputus jika sudah dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa, kecuali 3 perkara amalan yang akan terus mengalir pahalanya, yaitu Harta yang diwakafkan di jalan Allah, ilmu yang diamalkan bermanfaat bagi orang lain dan doa anak sholeh kepada kedua orang tuanya….

Meskipun aku belum mampu menjadi anak yang sholeh tapi aku akan berusaha mencapainya dan terus mendoakan kedua orang tua ku

Alhamdulillahi rabbil ‘aalaamin….

*Akh… aku tak kuat lagi menahan air mataku saat menulis postingan ini, tak sanggup rasanya untuk meneruskan tulisan ini dan tak sanggup lagi rasanya untuk sekedar menyelesaikan tulisan ini dan mem-publish-kannya… lelehan air mataku ini terus mengalir deras dalam pikiran diam ku untuk mengenang mu, Pah !


Tindakan

Information

20 tanggapan

30 03 2008
Menik

Amin…
Terkadang kita takkan pernah tau apa yang kita miliki hingga nanti saat kehilangan… :(

@menik
amin
iya, semua akan kembali pada – Nya

30 03 2008
achoey sang khilaf

Subhanallah
Setiap yang bernyawa pasti akan mati
Orang cerdas adalah orang yang sering mengingat kematian.
Mengambil hikmah dari setiap kejadian.
Tetap tegar dan semangat! :)

@achoey
iya kang, terima kasih dukungannya

30 03 2008
kelepon

Tabah kawan!

@kelepon
thanks temans

30 03 2008
hanggadamai

sabar ya…

@hangga
iya, thanks ya

30 03 2008
quelopi

tabah dan sabar boss, smangat-smangat!

@que
okeh boss

30 03 2008
ven

pasti berat bgt yah…
moga slalu diberi kekuatan
semangat dong…

@ven
amin, semangaaaat

30 03 2008
Landy

Semoga Allah memberi kesabaran yang lebih

@landy
amin, thank ya

31 03 2008
Yoenday

ulah sedih atuh, tur… semua akan baik-baik ajah.. :)
yang penting tetep ngedoain selalu di setiap akhir sholat, Insya Allah nyampe. ini yang lebih beliau butuhkan. ya ga?
btw, lo ngga sendiri, kondisiku jg sama kok :)
keep smile :) tetep semangat!

@yunday
iyah, thanks yah. betul banget

oo gt yah, keep on rockin juga

31 03 2008
benazio

Sabar ya.. sabar dan ikhlas ..

Allah tau yang terbaik ..

jadi sedih bacanya ..

@bena
iya, thanks ya

31 03 2008
nh18

Mas Chatoer … ini indah sekali …
Saya sangat terharu …

Semoga Beliau Bahagia disana ya Mas …
Saya ikut mendoakan

Salam saya …
The Ordinary Trainer

@nh18
wah mas sih mas,
iya mas, amien
terima kasih mas

31 03 2008
raddtuww tebbu

sabar dan ikhlas ya mas,, tetap semangatttt!!!

@ratu
iya, jadi kayak ayat – ayat cinta movie film itu, thanks ya

31 03 2008
Yoenday

kebiasaanku di setiap tgl wafatnya ‘my dad’ dari tahun ke tahun adl pagi2 aQ nyekar ke makamnya berdoa sejenak disana, membayangkan wajah teduh beliau.. lalu malam harinya baca surat Yasin bareng nyokap diniatkan untuk beliau. hiks..
kalo dikau gimana, tur? ada kebiasaan juga…?

@yunday
sayang makam nya jauh di Bogor, jd gak bisa setiap saat kesana, paling berdoa ajah, sama ngaji

31 03 2008
OP

Hampir sama kayak Yoenday, aku juga punya kebiasaan baca Yasiin di tgl meninggalnya mama, abis itu suka nangis sendiri. Gak terasa udah 10 tahun beliau meninggalkan aku hiiikkss…
Alhamdulillah aku udah punya mama baru yang baik banget skarang, walopun tetap tidak bisa menggantikan almh mama :)

@op
ternyata kita senasib yah, mungkinitu yg terbaik yah

31 03 2008
verlita

hikssss..aku juga kangen papakuh…

@verlita
huhuhu, sama

31 03 2008
wanoja

Subhanallah…
yang sabar…
yang tabah…
yang ikhlas ya….

sedih bacanya….

@wanoja
thanks yah

31 03 2008
carra

:roll: kalo aku tiap tahun berusaha tabah setiap tgl 1 agustus ‘A… dan emang ga pernah bisa… tapi tetep aku syukuri kok… sekarang udah 14 tahun ditinggal idolaku itu… *tepuk-tepuk punggung ‘A chatoer*

@carra
thanks yah dukungannya

31 03 2008
hilda

sabar ya..
ayo semangat!

@hilda
thanks yah

1 04 2008
tehaha

speechless..
semangat yah kang..!!!

@tehaaha
hmmm
*spechless jg

8 04 2008
widya

Spechlesss……aku baru tau lho kak..
Jadi sedih….

@widya
gpp kok dek

11 04 2008
dita

pacar aku juga ayahnya sudah meninggal tapi kayaknya dia ngak se sedih kamu, nyekar ke makam ayahnya saja setahun sekali. kasihan banget kan beliau..di tengok keluarganya aja jarang sekali. tapi aku ngak tau pasti apa yang ada dalam hatinya, apa dia juga sesedih kamu ya??? mey,, meybi yes, meybi no..

@dita
hmm, saya juga jarang nyekar, karena makamnya di kota lain, jd tidak setiap saat bisa kesana

Tinggalkan komentar