Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2008


Ada sebuah artikel humor yang dari jaman dulu beredar di email atau milis, dahulu saya mendapatkannya pun kiriman dari email entah siapa yang pertama membuat cerita ini, Jadi ceritanya Amerika ingin menyerang indonesia, so cerita selengkapnya baca saja

———

Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia berapa kerugian yang harus dipikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak indonesia dari kehadiran tentara AS di sana.

Begitu memasuki perairan dataran indonesia, mereka akan di hadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah RI.
Ini berarti mereka harus menyediakan “Uang Damai”, coba hitung berapa besarnya jika bawaannya sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan Base camp militer , bisa di tebak di sekitar base camp pasti akan di kelilingi oleh penjual Bakso, Tukang Es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral kaos kaki dan baju daleman Rp. 10.000an Belum lagi para pengusaha topeng monyet bakal ikut mangkal di sekitar base camp juga.

Kemudian kendaraan – kendaraan tempur serta tank – tank lapis baja yang di parkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perpakiran daerah. Jika dua jam pertama perkendaraan dikenakan Rp. 10.000,- (maklum tarif orang bule), berapa yang harus di bayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir selama sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan AS harus menghadapi para Mr.Cepek yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaran tempur dan tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka harus menyiapkan recehan untuk para Mr. Cepek

Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan di hampiri para pengamen, pengemis dan anak-anak jalanan, ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi. Belum lagi jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprit kerena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang harus di keluarkan.

Di base camp militer, tentara AS sudah pasti nggakbisa tidur, karena nyamuknya wuiih, gede – gede kayak vampire. Malam hari di hutan yang sepi mereka akan di kunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita ini tapi kesenangan tersebut akan sirna begitu melihat para wanita ini punya bolong besar di punggungnya.

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak di lalui “Rudal Kuning” yang di tembakkan penduduk setempat dari “Flying helicopter” alias wc terapung di atas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh jauh dari pelaratan perangnya,  karena di sekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempereteli peralatan perang canggih yang mereka
bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap dikiloin. Belum lagi para curanmor yang siap beraksi den gan kunci T-nya siap merebut jip – jip perang mereka yang kalau di dempul dan cat ulang bisa di jual mahal ke anak – anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan.

Dan yang lebih menyedihkan lagi badan pasukan AS akan jamuran karena tidak bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaiannya dan meleng sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng di
pasar di lapak-lapak pakaian bekas.

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus di jaga ketat, karena para bandit kapak merah sudah mengincar peralatan canggih  itu.

Dan mereka juga harus membayar sewa tanah yang di gunakan untuk base camp kepada Haji Husin, Haji mamat, dan engkong jai’ para pemilik tanah. Di samping itu mereka juga harus minta izin kepada RT/ RW dan kelurahan setempat, berapa meja yang harus di lalui dan berapa banyak dana yang harus di siapkan untuk meng-Amplopi pejabat-pejabat ini.

Para komandan di pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak menyelinap keluar base camp buat nonton dangdut di RW 06, katanya ada Inul dan Uut di sana

Advertisements

Read Full Post »

Kembali Blog


Yap, memang udah lama saya tidak ngeblog, bukan karena pengen hiatus, atau bukan karena gak ada ide mau nulis apa, tapi terus terang diantara kesibukan saya akhir – akhir ini membuat saya harus menyisihkan sejenak blog ini, hiks hiks, sedih memang karena blog ini saya besarkan dengan perjuangan dan kasih sayang (hayah) hingga saya sempat menjadi seorang seleb blog (wae 😛 )

Kangen tulisan saya yang dulu – dulu, kangen nyampah dimana-mana, kangen bikin heboh blog orang hingga mempengaruhi kehidupan orang itu di dunia nyata, kangen baca – baca blog orang. kenapa oh kenapa? blog sudah menjadi bagian hidup saya, semua catatan sebagian hidup saya ada di blog yah minimal kegitan yang pernah saya lakukan ataupun apa yang sedang saya rasa saya tumpahkan dalam blog

Enggak ngeblog dalam jangka beberapa waktu membuat saya seperti gak gaul, seperti gak update berita – berita terbaru, membuat saya seperti terisolir (hayah lebay) udah lama tidak memperpanjang silaturahmi lewat dunia blog, sudah lama tidak mengunjungi teman – teman saya di dunia blogosphere,

Makin kesini isi postingan saya makin gak mutu ya, saya akui sendiri, kurang menggigit seperti dulu – dulu, dan saya amat sangat officially kangen ama postingan – postingan saya yang menggigit itu. pfuh i just can’t understand sedang mencoba memetakan keadaan saya sekarang ini..

Read Full Post »

Life is Like A Boat


Nobody knows who I really am
I never felt this empty before
And if I ever need someone to come along,
Who’s gonna comfort me, and keep me strong?

*Sebuah potongan lagu dari Rie Fu – Life is Like A Boat, diambil dari OST film anime yang berjudul Bleach

bait terakhir sangat vulgar  terlihat apa yang saya rasa……(seems look like there any connection with something?? heuheu guess what????)

*Suatu malam di kantor @ 22.00 o’clock

Read Full Post »


Seluruh Direksi, Staff dan Crew official blog chatoer https://blogmoyo.wordpress.com

Mengucapkan :

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H

MOHON MAAF LAHIR BATIN

Read Full Post »